Jumat, 02 November 2018

Super 8 Tips Meminta Gaji Naik

Perkara gaji memang sesuatu yang sensitif. Oleh sebab itulah, kita sebagai karyawan sering sulit untuk meminta gaji naik kepada bos. Tapi tentu saja kita yang rugi sendiri kalau persoalan ini tak mau didiskusikan. Dengan kata lain, meminta gaji supaya lebih banyak jelas perlu dilakukan. Namun kita juga harus memastikan bahwa cara yang kita tempuh itu benar, cerdas, dan tepat. Akan jauh lebih baik bila sebelum kita meminta secara langsung, kita mempersiapkan beberapa hal terlebih dahulu. Berikut ini tips selengkapnya.

Super Tips Meminta Gaji Naik

8 Tips Meminta Gaji Naik pada Bos

Pahami Posisi Anda

Pahami dulu posisi dan apa yang sudah Anda lakukan pada perusahaan. Kira-kira, apakah Anda layak mendapat gaji yang lebih banyak? Atau tidak? Bandingkan lama kerja Anda, yang sudah Anda lakukan, sampai performa Anda dibanding karyawan lainnya. Jangan bandingkan dengan perusahaan lain ya. Perbandingan ini hanya “rasional” dilakukan untuk satu lingkup perusahaan.

Ancang-ancang

Hindari meminta gaji secara spontan. Sebaiknya Anda punya target. Misal, setelah bekerja 1 tahun, Anda harus punya gaji lebih banyak. Dan sebelum masa kerja 1 tahun tersebut, ambillah ancang-ancang dulu. Misalnya, menjelang akhir tahun, Anda sudah harus punya prestasi dan performa kerja yang bagus. 

Momen yang Tepat

Tips meminta gaji naik berikutnya adalah melakukannya di momen atau waktu yang tepat. Hindari minta gaji saat:
  1. Suasana hati bos Anda sedang buruk atau jadwalnya sedang sangat sibuk
  2. Kondisi kantor sedang panas
  3. Omset sedang terjun drastis
  4. Anda sedang kurang berperforma baik
  5. Divisi Anda sedang tidak “oke”

Gaya Bicara dan Bahasa yang Tepat serta Percaya Diri

Bahasa yang Anda gunakan beserta dengan intonasi dan gaya bicara Anda akan menjadi faktor sangat krusial apakah bos Anda mengabulkan permintaan kenaikan gaji Anda. Makanya, meski sepertinya sepele, kami masukkan aspek ini di salah satu aspek penting saat meminta gaji naik. Jaga intonasi bicara Anda supaya tidak terlalu lirih dan tidak setengah berteriak. Untuk bahasanya, sebaiknya gunakanlah bahasa formal. Mengapa? Well, meski Anda biasa menggunakan bahasa non formal pun, sebaiknya bahasa yang lebih formal tetap digunakan. Ya jangan terlalu kaku, cuma dibuat lebih “profesional”. Sebab, dengan cara ini, bos Anda akan menganggap Anda lebih serius. Jadi permintaan Anda tidak dianggap hal sepele. Ini juga untuk menegaskan bahwa hubungan Anda dengan bos adalah hubungan profesional. Hal ini penting karena sering kita merasa tidak enak di hubungan kerja. Padahal yang namanya hubungan kerja ya hubungan profesional.

Percaya Diri tapi Santai

Berlatihlah bicara sebelum meminta gaji. Kepercayaan diri itu perlu. Yakinkan diri Anda bahwa Anda memang layak mendapat gaji naik, tapi bila ditolak pun tak usah di bawa ke hati. Jadi, pikiran Anda lebih lepas. Santai! Tapi tetap optimis dan tetap berusaha.

Penampilan

Pastikan juga penampilan Anda oke sebelum minta gaji naik. Tidak perlu yang lebay juga sih. Yang jelas, jangan awut-awutan saja.

Alasannya

Yang tak kalah penting, berikan bos Anda alasan yang tepat tatkala meminta gaji naik. Anda bisa memulai dengan menunjukkan lama Anda bekerja dan hal-hal yang menjadi tugas kerja Anda. Selain itu, Anda juga bisa menyebutkan prestasi yang Anda lakukan. Tentu Anda juga boleh mencampurnya masalah harga kebutuhan yang sedang naik. Barulah setelah itu, sebutkan bahwa Anda ingin naik gaji. Nah, akan lebih afdol bila Anda menjanjikan performa yang lebih bagus ke depannya. Jadi bos merasa sudah berinvestasi dengan mengabulkan kenaikan gaji pada Anda. 

Jumlah yang Masuk Akal

Momen yang tepat dan bahasa yang tepat saja tak cukup membuat bos Anda menaikkan gaji Anda. Hal yang krusial lainnya yang harus diperhatikan adalah jumlah gaji yang Anda minta. Well, jangan meminta kenaikan yang angkanya fantastis dan berlebihan. Dan jangan membandingkan dengan perusahaan lainnya. Misal begini, di perusahaan Anda, standar gaji awal adalah 3 juta. Di tempat lain, standar gaji awalnya adalah 5 juta rupiah. Di perusahaan Anda, kenaikan yang umum adalah 3 juta lima ratus ribu rupiah. Maka mintalah dalam jumlah tersebut. Jangan sandingkan perusahaan Anda dengan perusahaan lain dengan tiba-tiba meminta 5 juta rupiah. Bisa-bisa malah bos Anda nanti shock mendengarnya. Haha… Pahami, bahwa tiap perusahaan itu berbeda-beda. Kalau Anda tak cocok, ya lebih baik Anda cari perusahaan lainnya. 

Bagaimana bila setelah mengaplikasikan aneka tips meminta gaji naik dengan tips tersebut Anda tetap ditolak? Well, saran saya, bila gaji Anda memang terlampau kecil dibanding beban kerjanya, maka putuskanlah untuk mulai mencari pekerjaan lain. Jangan duduk diam di posisi tersebut saja, sebab Anda lah yang nantinya akan rugi sendiri. Tapi ingat, be safe, jangan berhenti kerja sebelum ada pekerjaan lain yang sudah siap menerima.

Semoga bermanfaat!

Minggu, 28 Oktober 2018

Tahukah Kamu Menganggur itu (Kadang) Perlu

Yakinkah Anda dengan apa yang Anda jalani saat ini? Anda bekerja 8 jam sehari dan terus begitu sampai akan meninggal. Di sini, saya ingin katakan pada Anda: mengaggurlah. Terkadang menganggur itu perlu. Jangan takut dan ambillah resiko selagi Anda bisa memperbaiki kerusakan yang bisa diakibatkan resiko itu. Kalau Anda masih muda, tak ada salahnya berdiam diri sejenak, menjadi pengangguran, dan memutuskan dengan jernih apa yang akan Anda lakukan di kemudian hari.

Kenapa harus menganggur? Toh kita juga bisa berpikir tentang masa depan sembari bekerja?

Benar. Tidak ada yang salah dari pertanyaan di atas. Pertanyaan di atas hanya sedikit salah mengenai bagaimana psikologi manusia bekerja. 

Saat kita masih terikat pada pekerjaan, mau tak mau cara berpikir kita akan terikat dengan kegiatan harian tersebut. Pilihan kita untk keluar –misalnya- dihantui ketakutan tak akan mendapat pekerjaan yang sama. Kita dibayangi akan kekhawatiran bahwa bila kita berani ambil resiko, kita akan jatuh.

Padahal, tidak ada yang salah dengan mengambil resiko. Kalaupun kita jatuh saat menantang resiko tersebut, that’s life. Demikianlah hidup, dan nikmati saja daripada kita menjadi robot yang setiap hari bekerja tanpa berpikir.

Menganggur itu (Kadang) Perlu


Saat kita memutuskan menganggur atau keluar dari pekerjaan untuk sejenak merenung, banyak hal bisa kita pertimbangkan:

Apakah cita-cita kita sudah tercapai?

Manusia butuh uang untuk hidup. Hal itu tak diragukan lagi kebenarannya dalam sistem kapitalis yang bekerja saat ini. Tapi kita bukan cuma mesin penghasil uang lalu menggunakan uang itu untuk makan. Hidup cuma sekali, kawan. Berjuang meraih apa yang kita cita-citakan bukanlah dosa dan bukan sesuatu untuk ditertawakan. Lihat sekitar Anda: ada berapa banyak orang yang bisa meraih ini? Sedikit, bukan? Sekarang buka buku atau majalah yang Anda sukai. Mereka yang terpampang dalam buku biasanya adalah orang yang berani hidup dengan cara yang sejati. Bukan hidup sekedar lahir, sekolah, berkeluarga, beranak, lalu mati.

Apakah begini hidup yang diinginkan?

Hidup dengan bekerja 8 jam sehari: apakah ini yang ingin Anda lakukan? Reviewlah dari jiwa yang paling dalam. Menjadi buruh atau karyawan bukan sesuatu yang memalukan. Pekerjaan ini bagaimanapun juga sangat vital meski pengorbanannya sering direndahkan para wirausahawan. Tapi kalau dengan cara ini kita tersiksa, kenapa kita terus melakukannya?

cita-cita hidup

Bagaimana dengan keluarga?

Bagaimana dengan keluarga? Apakah Anda demikian sibuk mengejar karir sampai lupa pada keluarga? Waktu kita tidak banyak… kalau kita mencintai mereka mulailah dari detik ini sekarang juga.

Tidakkah kita ingin belajar lagi?

Renungkan ini juga selagi Anda menganggur: apa Anda ingin sekolah atau kuliah lagi? Banyak yang melupakan keinginan belajar setelah bekerja dan berusaha. Tapi kenapa harus “lupa?” Andrea Hirata harus bekerja dulu sebagai staf kantor pos sebelum akhirnya mendapat beasiswa ke Prancis.

Tidakkah kita ingin berwirausaha?

Saat kita sedang menjadi karwayan, keinginan wirausaha pasti ada. Tapi seringkali keinginan itu tertekan oleh ketakutan tidak bisa mendapat kepastian penghasilan. Cobalah buka pikiran Anda dan jangan ragu bila Anda ingin mengambil jalan ini.

Note: saya tidak serta merta menganjurkan Anda untuk menganggur. Saya hanya berkata menjadi pengangguran itu kadang amat diperlukan sebagai fase istirahat untuk dengan jernih melihat apa yang telah kita lakukan dan menentukan masa depan agar kehidupan menjadi lebih baik.

Senin, 22 Oktober 2018

Beberapa Lowongan Kerja untuk Perawat: dari Rumah Sakit sampai Klinik Pribadi

Selain guru, salah satu jurusan yang paling banyak menghasilkan lulusan adalah perawat. Namun, lulusan jurusan ini memiliki nasib yang lebih baik dibanding guru. Setidaknya dari berbagai lowongan kerja untuk perawat, gaji yang ditawarkan tak seminim guru. Apa dan bagaimana peluang kerja untuk jurusan ini? Yuk, simak penjelasannya di bawah ini.

lowongan kerja perawat

Pekerjaan Perawat

Pekerjaan perawat barangkali adalah salah satu pekerjaan yang paling penting. Di bidang medis, seorang perawat berbeda dengan dokter. Fungsi keduanya sama-sama menyehatkan namun dengan teknis yang berbeda. Perawat sebagaimana namanya adalah orang yang bertugas merawat. Perawatannya sendiri sangat beragam, mulai dari fisik sampai mental. Ia bertugas memastikan keadaan pasien baik-baik saja. Misalnya saja dengan melakukan check pada pasien pada selang waktu beberapa kali. Ia juga bertugas memberikan laporan pada dokter mengenai perkembangan pasien. 

Jurusan Perawat

Jurusan perawat secara umum bisa dibagi menjadi dua, yakni yang D3 dan S1. Yang membuka jurusan ini pun bisa berupa universitas, dan bisa juga berupa politeknik kesehatan. Di Indonesia, beberapa universitas yang membuka jurusan keperawatan antara lain adalah UGM. Di sini, juga ada jurusan khusus keperawatan gigi yang spesial menangani persoalan kesehatan gigi.

Sertifikasi Keprofesionalan

Ada beberapa lowongan kerja untuk perawat. Namun yang harus diketahui, biasanya lulusan jurusan perawat baik itu D3 maupun S1 harus sudah mengantongi sertifikasi keprofesionalan, atau tanda bahwa dirinya siap bekerja secara profesional. Untuk mendapat sertifikasi ini sendiri tidaklah murah. Namun tentu sangat diperlukan.

Jenis Lowongan Kerja untuk Perawat

Ada beberapa lowongan pekerjaan yang bisa dimasuki perawat, antara lain:

Loker di Rumah Sakit

Seperti sekolah untuk guru, demikianlah rumah sakit untuk perawat. Di Indonesia sendiri, serapan tenaga kerja perawat masih cukup banyak. Apalagi di luar jawa dan daerah tertinggal. Pemerintah pun sudah punya program khusus mengirim perawat ke berbagai pelosok.

Bagaimana dengan luar negeri? Bisa saja. Beberapa agen TKI membuka loker untuk perawat yang ingin bekerja di luar, meski jumlahnya belum begitu banyak. Cobalah cek info loker di berbagai koran, atau langsung menghubungi agen TKI bersangkutan.

Klinik

Selain rumah sakit, instasi kesehatan yang lebih kecil yang biasanya membuka loker untuk jurusan ini adalah klinik. Karena lebih kecil, tak jarang lowongan ini tak begitu dibuka untuk publik. Jadi, kembangkanlah koneksi Anda. Supaya bila ada lowongan di sebuah klinik kecil, Anda bisa mengetahuinya.

Perawat Pribadi

Jenis lowongan kerja untuk perawat lainnya adalah dengan menjadi perawat pribadi. Biasanya loker seperti ini dibuka di daerah kota besar seperti Jakarta, Bandung, Medan, Surabaya, sampai Jogja. Perawat pribadi umumnya dipekerjakan untuk menangani lansia dan mereka yang sedang sakit serta memerlukan perawatan di rumah.

Gaji

Sepengetahuan saya, gaji yang didapat perawat berkisar pada angka UMR atau Upah Minimum Regional ke atas. Well, setidaknya di tempat saya, biasanya gaji perawat di kisaran atas UMR. Kadang mengapa bisa di “atas” upah minimum ini karena ada intensif untuk tindakan tertentu. Misalnya setelah menangani operasi. Nah, di situlah biasanya perawat mendapat biaya tambahan. Yang begini, umumnya berlaku bagi perawat non PNS yang bekerja di intansi kesehatan seperti rumah sakit dan klinik. Tapi pada akhirnya, tentu tergantung kebijakan tiap instansi. Apalagi untuk klinik yang sangat pribadi dan masih kecil.

Lantas bagaimana dengan yang PNS? Kalau itu sih, sudah jelas gaji perawat bisa dikatakan cukup baik. Angkanya setara dengan angka PNS lainnya. Bahkan kalau sudah sertifikasi, ia bisa mendapat penghasilan lebih dari 5 juta untuk setiap tahunnya. 

Demikian ulasan mengenai lowongan kerja untuk perawat sekaligus gajinya. Bila ada yang salah, saya sangat menerima masukkan yang bisa Anda tuliskan di kolom komentar.

Selasa, 16 Oktober 2018

Pengaruh Penampilan Anda dalam Penerimaan Kerja

Apa ada pengaruh penampilan dalam penerimaan kerja? Jawabannya, menurut saya jelas ada. Tapi yang harus kita pikirkan adalah, “apakah kita mau dipilih berdasarkan penampilan? Apa penampilan tersebut ada kaitannya dengan job desk nantinya?”

Pengaruh Penampilan dalam Penerimaan Kerja


Pertama, sebaik-baiknya profesionalitas orang, saya yakin dia punya sedikit bias. Di Indonesia sendiri saya yakin bias-bias terkait penampilan itu pasti ada. Apalagi di perusahaan yang belum begitu besar dengan sistem SDM atau HRD yang tak terbangun dengan baik. Tapi seberapa besarkah efek penampilan pada diterima atau tidaknya kita? 

Untuk pekerjaan seperti Customer Service dan Teller Bank, sudah pasti dan memang wajar penampilan ada pengaruhnya. Jadi untuk pekerjaan seperti ini, kita lewati saja. Yang dibahas adalah pekerjaan lainnya yang tidak secara rinci membahas masalah penampilan.

Seperti saya sebutkan di atas, kecuali untuk kasus spesial, saya masih beranggapan bahwa efek penampilan itu ada tapi tak begitu besar. Pengalaman saya melihat HRD di perusahaan tempat kerja saya yang bukan HRD asli (karena perusahaan saya masih kecil), yang dicari adalah orang yang punya potensi menguntungkan perusahaan. Misalnya saja, dia mau digaji sesuai standar perusahaan atau bahkan lebih rendah, dan punya kualifikasi yang baik untuk menjalankan beban kerja atau job desk yang diberikan. Nah, kecuali Anda dandan dengan sangat buruk, rasanya Anda tak akan gagal hanya karena masalah penampilan. Apalagi penampilan bawaan yang tak bisa diubah. Misalnya saja (maaf), gigi yang agak maju, hidung pesek (seperti saya ini :p ), sampai jidat jenong. Insyaallah yang begitu tak akan jadi kendala. Tapi kalau soal pakaian dan kerapiannya, wow, jangan main-main!

Pakaian: Pengaruh Penampilan dalam Penerimaan Kerja

Pakaian yang kita pakai, sepatu yang kita gunakan, dan segala pernak-pernik lainnya bisa digunakan untuk menilai “siapa” diri kita. Apakah kita orangnya berantakan, rapi, cermat, atau bahkan rajin atau malas. Hal-hal begitu akan terlihat pada diri kita termasuk penampilan yang kita tampilkan. HRD pun biasanya sudah punya ketajaman dalam menilai diri kita berdasarkan tampilan ini. Bila Anda hendak melamar sebagai programmer, rasanya penampilan necis rapi jali tak perlu begitu diperhatikan. Tapi kalau Anda melamar kerja sebagai admin, ya tentu dong Anda harus mempersiapkan diri dengan baik untuk menunjukkan bahwa Anda:
  1. Cermat
  2. Rapi
  3. Bersih
  4. Telaten
  5. Rajin
Kriteria seperti di atas memang dibutuhkan untuk menjadi admin yang baik. Jadi menurut saya, fleksibel saja sesuai pekerjaan yang Anda lamar. 

pentingnya penampilan dalam dunia kerja

Apakah Mau Kita Dinilai dari Penampilan Saja?

Saya mau sedikit berbagi kisah soal masalah pengaruh penampilan dalam penerimaan kerja ini. Ada teman saya yang pernah cerita bahwa dirinya sebenarnya kalah kualitas dibanding kompetitornya untuk melamar sebagai penulis artikel di sebuah perusahaan. Eh, tapi entah kenapa dia lebih diterima. FYI, teman saya ini cantik dan memang punya penampilan sangat menarik. 

Tak tahunya, HRD (yang kebetulan mas-mas masih lajang) sepertinya menyukainya. Selama dia kerja, dia banyak diajak ngobrol dan diberikan perhatian yang berlebihan. Well, ini bukan sesuatu yang “menyeramkan” sih. Toh si mas HRD cuma PDKT saja. Tapi ya teman saya jadi tak nyaman. Sering juga dia digoda rekan kerjanya diterima di situ karena yang merekrutnya menyukai dirinya. Haha… Untungnya, akhirnya si mas HRD menyerah setelah tidak ditanggapi teman saya.

Nah, kisah seperti itu rasanya masih dalam batas wajar, ya kan? Tapi hati-hati lho. Bisa saja kita malah akan merasa tak nyaman setelah bekerja kalau hanya dilihat dari penampilan saja. Karena skenario yang lebih buruk bisa saja ada.

Selasa, 09 Oktober 2018

Tips Untuk Lowongan Kerja sebagai Admin

Pada kesempatan sebelumnya, kita telah membahas mengenai apa itu kerja admin, beban kerja, hingga gajinya. Tertarik dengan pekerjaan ini? Jangan khawatir. Bekerja sebagai administrator adalah salah satu cara mudah mendapat “gawean”. Pasalnya dari dulu sudah ada banyak lowongan kerja sebagai admin. Kita dengan mudah bisa menemukan tipe loker ini di berbagai surat kabar dan media online. Kriteria yang diajukan pun sangat memudahkan, yakni S1 semua jurusan hingga SMA sederajat. Meski kadang banyak juga yang mensyaratkan S1 dan D3 Administrasi. Namun inilah juga yang membuat loker ini selalu penuh sesak dengan sarjana dari jurusan yang berbeda-beda. 

Lowongan Kerja sebagai Admin


Lowongan Kerja sebagai Admin

Tetap tertarik kerja di bagian administrasi? Nah berikut ini contoh jenis loker sebagai admin.

Admin Bank

Bank jelas membutuhkan bagian administrasi. Biasanya, bagian ini bekerja di belakang layar, berbeda dengan para CS atau Customer Service dan Teller. Dengan demikian seorang admin tak begitu dituntut masalah penampilan. Jurusan yang diterima pun biasanya semua jurusan S1. Gajinya? Well, tergantung bank-nya.

Admin Gudang

Sebuah perusahaan biasanya memiliki gudang. Nah, siapa lagi yang mencatat hal terkait gudang ini kecuali adminnya? Ada kawan saya yang kerja di bagian administrasi gudang. Ia pun menjadi rajin ke sana-kemari mencatat barang yang keluar mapun yang masuk.

Admin Penjualan

Mengurus administrasi penjualan merupakan perkara gampang-gampang susah. Sebenarnya pekerjaan ini gampang, namun ada kalanya menjadi sulit karena kelakuan bos sendiri. Hihi. Misalnya saja sering menggunakan uang hasil penjualan.

Administrasi penjualan sendiri saat ini menjadi salah satu pekerjaan yang banyak ditawarkan. Lowongan kerja sebagai admin penjualan dengan mudah kita temui di media cetak maupun elektronik. Sedangkan dari segi gaji, biasanya pekerjaan di bidang ini menawarkan upah awal UMR atau Upah Minimum Regional.

Admin Kantor

Lawannya kerja di gudang? Tentu di kantor. Namun sebagaimana di gudang, di kantor pun jelas perlu mereka yang bekerja di bagian administrasi. Gajinya sendiri mirip, yakni berkisar di angka UMR. Kantor yang dimaksud sendiri beragam, mulai dari kantor perusahaan furniture sampai rumah sakit.

Tips

  1. Karena pekerjaan ini hanya membuahkan gaji UMR, sebaiknya Anda lebih berhemat. 
  2. Jadikan admin sebagai batu loncatan dan pengalaman kerja. Well, kecuali Anda memang sangat menyukai pekerjaan ini.
  3. Ingin part time selagi mengambil pekerjaan ini? Bisa saja. Misalnya dengan part time jualan online hingga menjadi translator. Pilih pekerjaan yang waktunya longgar sehingga Anda bisa tak merasa tergesa-gesa.
  4. Kadang menjadi admin sangat membosankan. Karena itu, selalu sediakan hiburan kecil. Misalnya permen rendah gula serta headset untuk mendengarkan musik agar tak bosan.
  5. Ingin naik jabatan? Kenapa tidak? Meski awalnya sekedar kerja di administrasi, tapi Anda tetap bisa mencuri hati HRD dan bos kalau pekerjaan Anda memang benar-benar baik.

Nah, demikianlah informasi sekilas mengenai jenis lowongan kerja sebagaia admin. Semoga bermanfaat ya. 

Rabu, 03 Oktober 2018

Berapa Nilai TOEFL untuk Diterima Kerja

Zaman now (halah!) kemampuan berbahasa Inggris memang dianggap sangat penting. Tak heran kalau kemudian saat mendaftarkan diri di loker tertentu, kita dituntut punya sertifikat TOEFL. Lantas sebenarnya berapa sih angka atau nilai TOEFL untuk diterima kerja yang ideal? Jawabannya sangat tergantung!

Pertama, Apa Perusahaan tersebut Mensyaratkan TOEFL?

Ada kalanya perusahaan tak mensyaratkan TOEFL sama sekali. Tapi bukan berarti kita tak bisa menggunakan sertifikat TOEFL untuk menambah poin. Meski, sebaiknya cantumkan sertifikat kemampuan bahasa Inggris ini bila nilai Anda baik. Misalnya nilai 400 ke atas. Jangan mencantumkan sertifikat TOEFL yang sangat jelek, misalnya di level 300. Bukannya menjadi poin plus, Anda malah akan dianggap minus.

Nilai TOEFL untuk Diterima Kerja

Saat Perusahaan Minta

Bagaimana bila perusahaan meminta sertifikat TOEFL sebagai syarat penerimaannya? Well, kalau begitu ikuti saja tuntutan tersebut. Tak perlu kok berbohong. Sebab bila Anda bohong (misal dengan TOEFL palsu), yang ada malah Anda sendiri yang rugi di kemudian hari. Bayangkan saja misalnya Anda diterima di pekerjaan tertentu dengan TOEFL palsu padahal pekerjaan Anda sehari-hari adalah menerjemahkan. Nah lho, malah bikin sakit kepala bukan?

Nilai TOEFL untuk diterima kerja dalam kondisi ini sendiri beragam. Tergantung perusahaan yang memintanya. 

Apa Pekerjaan Anda?

Meski sama-sama mensyaratkan TOEFL, namun bukan berarti tuntutan nilainya sama semua. Kadang ilai harus sangat baik dan dari lembaga kredibel untuk mereka yang bekerja di luar negeri. Namun ada juga yang sangat biasa saja. Malah, beberapa perusahaan kadang mensyaratkan yang lebih dari tes kemahiran berbahasa Inggris ini. Misalnya TOEIC yang memang dirancang untuk pekerja di luar negeri.   

Nilai TOEFL untuk Diterima Kerja Masih Kurang?

Tak dapat diabaikan bahwa banyak di antara kita yang kemampuan bahasa inggrisnya sangat rendah. Saya sendiri hanya fasih membaca tulisan Inggris tapi suka gagal paham untuk menulis dengan bahasa tersebut.

Anyway, bila nilai Anda di tes ini kurang, barangkali beberapa tips di bawah ini bisa membantu:
  1. Ikut les TOEFL. Tapi yang benar-benar kredibel. Mahal? Tak perlu. Yang jelas, les tersebut memang kredibel sebagai tempat belajar yang baik.
  2. Pelajari tips dan triknya. Tes ini bukanlah tes yang sulit. Meski demikian tes ini sering dinilai sangat tricky bagi mereka yang tak begitu mahir bahasa inggris. Karena itu, cermatilah trik-trik lulus TOEFL. Biasanya ada pola-pola sama yang digunakan.
  3. Pinjam atau beli buku latihannya. Jadi selain belajar tips dan trik, Anda sekaligus bisa belajar lewat buku langsung.
  4. Untuk listening atau bagian mendengarkan, cobalah untuk belajar menonton film bahasa asing tanpa subtitle. Pelajari juga cara pengucapan tiap katanya. Dengan cara ini Anda akan lebih familiar dengan cara pengucapan tersebut.

Masih terus kurang nilai TOEFL untuk diterima kerja? Jangan khawatir, masih ada banyak latihan yang bisa dikerjakan.

Sabtu, 29 September 2018

Tips Kerja sebagai Publisher Google Adsense

Kerja sebagai publisher Google Adsense? Kok kedengarannya enak ya? Hoho… Banyak memang orang yang ingin mendapatkan uang dari GA. Saya pun dulu begitu meski sekarang juga masih. Namun sayangnya, tipe pekerjaan ini bisa dibilang tak mudah dilakukan.

Kerja sebagai Publisher Google Adsense


Apa yang membuat mencari uang di GA sulit dilakukan?

Pertama, kita harus tahu dulu apa itu GA. GA pada dasarnya adalah layanan iklan dari google yang bisa dipasang pada situs atau laman seseorang. Google menyebutkan bahwa ia akan memberikan bagi hasil tiap klik dari visitor (pengunjung) pada iklan yang ditampilkan pada laman kita serta jumlah tayangan laman. Misal, di blog saya ini ada iklan GA. Ternyata dalam sehari ada 5 orang yang memencet iklan yang ditayangkan. Tiap 1 klik iklan harganya 200 rupiah. Sementara per 1000 tayangan laman, diberikan Rp. 300,- rupiah. Jadi dalam sehari saya mendapat Rp. 1.300,00 rupiah (ini contoh nasib publisher GA yang “miskin” sih, haha). Nanti, bila nilai saldonya sudah mencapai 100 dollar atau satu juta tiga ratus ribu rupiah, kita bisa mengambilnya. 


Bisa di Blog Bisa di Youtube

Sebagai layanan iklan dari google, GA banyak bisa dipasang di situs blog maupun youtube. Banyak seleb atau artis yang memanfaatkan ini. Tak jarang mereka membuat channel sendiri yang bisa ditonton para penggemarnya. Akibatnya para public figure itu bisa mengumpulkan pundi-pundi uang sangat banyak.

Bagaimana dengan berita online? Itu sih sudah dari dulu. Misalnya iklan-iklan dari google adsense yang dengan mudahnya bisa kita temui pada hampir semua situs berita ternama, mulai dari detik, tribun, kompas, sampai tempo. 

contoh iklan Google adsense di tempo
Contoh iklan Google adsense di tempo.co

Bagaimana Caranya?

Ingin mendaftar GA dan kerja sebagai publisher Google Adsense? Tak sulit kok asalkan syarat Anda memenuhi. Biasanya untuk blog, pengunjung yang mengklik situs tersebut harus lumayan. Tak sampai ratusan tak mengapa. Saya dulu diterima GA, awalnya hanya punya visitor 70 orang saja per harinya. Tapi ingat, konten jangan yang melanggar aturan. Misalnya saja, konten isi artikel jangan bersifat seronok atau pornografi, hoax, dan plagiat.

Nantinya setelah disetujui, Anda bisa memasang iklan dari google ini di situs Anda. Anda pun bisa mengaitkan akun GA blog untuk dipasangkan di youtube.

Berapa Uang yang Didapat?

Inilah tantangannya! Masalahnya kalau usaha Anda setengah-setengah mirip saya, maka Anda tak akan mendapat banyak uang dengan cara ini. GA sendiri tak memberikan gaji. Ia hanya menunggu sampai saldo kita 100 dollar sehingga bisa diambil. Bila bicara hasil, saya pernah cair sekali dalam waktu beberapa bulan. Nyesek bukan? Padahal yang lainnya bisa 1 bulan sudah cair beberapa kali. Haha. Tapi maklumlah, dulu saya orang desa yang tak begitu kenal hal seperti ini.

Apa Tantangannya? 

Tantangan kerja sebagai publish adsense tentu banyak. Salah satunya adalah masalah plagiarisme. Blogger banyak yang punya penyakit copy paste ini. Biasanya mereka ini orang yang tidak suka menulis tapi ingin punya blog semata-mata karena ingin mencicip GA. Saran saya sih, lebih baik isi blog dengan hal yang lainnya dibanding tulisan plagiat. Misalnya link download game. Atau, ulas saja hal yang Anda suka supaya kalau menulis pun lebih fun dan enak dilakukan. Contoh mengulas film, makanan, sampai game yang Anda mainkan. Bahkan blog isi gambar (gambar Anda sendiri kalau bisa) pun punya potensi yang bagus kok di hadapan google.

Tips

Kerja sebagai bloger dengan memanfaatkan GA akan lebih mebuahkan hasil tatkala Anda:
  1. Berusaha dengan benar. Jangan setengah-setengah.
  2. Totalitas. Isi konten blog dengan tulisan sendiri dan gambar yang bagus.
  3. Pelajari mengenai SEO. Misalnya saja terkait dengan cara penulisan artikel SEO yang bagus tapi tetap user friendly?
  4. Jangan terlalu banyak memilih jalan pintas. Misalnya mengandalkan jasa visitor pada website kita. Akan lebih baik bila ini diarahkan saja.

Masih tertarik dengan kerja sebagai publisher google adsense? Silahkan mencoba deh. Hoho.